Ternyata!!! Berhubungan Seks Dapat Membuat Tubuhmu Mengalami Gangguan.

Mohon tidak salah sangka, ini tidak berkaitan dengan penyakit seks menular atau yang dikenal juga dengan istilah PMS. Saat berhubungan seksual, beberapa orang bisa mengalami beberapa kondisi yang mengganggu kesehatannya.

Pada beberapa orang, berhubungan seks dapat menjadi sesuatu yang dihindari, karena mungkin mereka memang mengalami beberapa ketidaknyamanan saat atau setelah melakukan hubungan seksual. Melansir dari everydayhealth.com, berikut ini merupakan lima gangguan kesehatan yang disebabkan oleh hubungan seks.

1. Sakit kepala
Sakit kepala? Memang bagi sebagian orang berhubungan seks mampu memicu nyeri di kepala. Menurut National Headache Foundation (NHF), sekitar 20% wanita dan 5% pria mengalami saat sedang berhubungan seksual. Rasa sakit yang dialami mirip dengan sakit kepala yang disebabkan oleh peningkatan tekanan darah di otak yang biasanya terjadi selama olahraga.Rasa sakit kepala ini biasanya dimulai dengan nyeri tumpul di kepala yang muncul saat kamu dan pasangan baru memulai atau sedang berada dalam kondisi klimaks. Sakit kepala ini biasanya terjadi selama beberapa menit hingga 30 menit lamanya. Jika kamu mengalami hal ini, kamu bisa mencoba mengatasinya dengan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit sekitar 30 menit sebelum berhubungan.

2.Post-sex blues (depresi pasca berhubungan seks)
Bukannya merasa bahagia, tetapi kamu malah murung setelah berhubungan? Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Sexual Health, sekitar 33% wanita mengatakan bahwa mereka merasa tertekan setelah berhubungan, meskipun mereka telah melalui sesi bercinta yang menyenangkan. Para peneliti menyebutnya sebagai post-coital dysphoria.

Post-coital dysphoria ditandai dengan perasaan sedih, gelisah, menyesal, dan mudah tersinggung. Sayangnya, para peneliti masih belum mengetahui cerminan penyebabnya. Sementara ini mereka menduga penyebabnya adalah pergeseran hormonal setelah mengalami orgasme. Jika kamu mengalami kesedihan dan murung secara teratur pasca berhubungan seksual, kamu bisa mencoba mengonsultasikannya dengan dokter ahli kandungan (ginekolog).

3.Alergi seks?
Ya, kondisi ini bisa saja terjadi pada kamu, terutama pada wanita. Ini adalah kondisi di mana seseorang memiliki alergi terhadap air mani. Meskipun kondisi ini jarang terjadi, tetapi air mani mampu mengubah keseimbangan pH dalam vagina untuk segelintir wanita. Kondisi ini akan menyebabkan vagina mengalami iritasi, gatal gatal dan bahkan bengkak.

Jika kamu memiliki alergi parah pada makanan tertentu (seperti kacang atau kerang) dan pasangan kamu mengonsumsinya sebelum berhubungan seksual, maka kamu juga bisa memunculkan gejala yang sama dengan alergi air mani. Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba mengurangi alergi dengan menggunakan 


4.Bacterial vaginosis
Vagina sebenarnya merupakan bagian tubuh yang penuh dengan bakteri, yang terdiri dari bakteri baik dan juga bakteri jahat. Bakteri baik adalah jenis cerminan bakteri yang membantu mengontrol bakteri jahat. tetapi, jika keseimbangan antara bakteri baik dan bakteri jahat tak dijaga, maka ini berujung pada infeksi vagina yang disebut dengan bacterial vaginosis.

Bacterial vaginosis biasanya ditandai dengan keputihan yang berbau amis. Ini bukanlah penyakitmenular seksual, melainkan iritasi yang disebabkan oleh hubungan seks. Penyebabnya infeksi ini adalah adanya respon ekstrem terhadap perubahan pH yang disebabkan oleh air mani. Jika kamu mengalami kondisi ini, sebaiknya kamu segera mengunjungi dokter agar kamu mendapatkan resep obat yang tepat.

5.Nyeri pada saluran kemih
Jika kamu pernah mengalami infeksi saluran kemih, mungkin kamu akan memahami gejalanya dengan lebih baik. Tak disangka, berhubungan seks ternyata bisa menyebabkan seseorang (terutama wanita) mengalami rasa sakit ketika buang air kecil. Tak hanya itu, seringnya buang air kecil dan menjadi jengkel karenanya adalah gejala lain yang ditunjukkan.

Kabar buruknya, beberapa wanita memiliki kerentanan untuk mengalami kondisi ini. Faktor utama penyebabnya adalah seks mengalirkan bakteri ke dalam saluran kemih wanita. Jika hal ini terjadi pada kamu, cobalah untuk buang air kecil segera setelah berhubungan seks. Cara ini dapat membantu kamu mengurangi jumlah bakteri yang tak diinginkan dari saluran kemih kamu.

Semoga bermanfaat dan mari berbagi.
Sumber: merdeka.com

Comments

Popular posts from this blog

Ternyata, Waktu Tidur Mempengaruhi Kesehatan Anak-anak

Terungkap Resep Rahasia Telur Dadar Restoran Padang Yang Terkenal

Wow, Sri Mulyani Lepaskan Gaji Rp 413 Juta/Bulan di Bank Dunia Demi Jadi Menkeu