Inilah Penjelasan Mengapa Anda Tiba-Tiba Merasa Seperti Jatuh Saat Sedang Tertidur
Kebanyakan orang pernah memiliki perasaan tubuh terasa jatuh
sebelum badan ingin tidur nyenyak?
Seperti dilansir dari Brightside.me, mungkin Anda sering
bertanya-tanya mengapa hal ini terjadi. Tapi kini, tak perlu lagi bingung,
karena ternyata terdapat penjelasan ilmiah untuk fenomena ini.

Kebanyakan orang yang telah mengalami hal ini
menggambarkannya sebagai sensasi tiba-tiba tersandung, melompat dan terhempas
ke kekosongan. Beberapa mungkin menanggapi dengan tidak peduli dan hanya
kembali tidur,
namun sebagian besar orang bangun dengan detak jantung yang cepat dan merasa
takut.
Mungkin Anda pernah mendengar penjelasan atau mitos dimana
jiwa Anda meninggalkan tubuh Anda atau jiwa Anda telah dimiliki oleh kekuatan
gelap ketika itu terjadi, namun tidak satupun dari mitos tersebut benar. Hal
ini sebenarnya adalah proses fisiologis yang normal.
Ketika kita tidur,
kita pergi melalui beberapa siklus tidur, masing-masing terdiri dari empat
tahap yang berbeda. Sensasi jatuh ke bawah terjadi selama tahap pertama tidur,
yang disebut NREM. Ada beberapa teori tentang mengapa hal ini terjadi.
Salah satunya adalah ketika otot-otot Anda rileks karena Anda akan tertidur, otak Anda terkadang jadi bingung dan berpikir Anda sedang jatuh. Akibatnya, otot-otot Anda bereaksi dengan tegang, sehingga Anda kaget dan terbangun sebelum Anda jatuh.
Ilmuwan lain percaya hal ini adalah refleks bahwa manusia berkembang selama proses evolusi untuk mencegah mereka dari jatuh dari pohon-pohon di mana mereka pernah tidur.
Hal ini juga cukup umum untuk tiba-tiba merasakan sensasi
seperti kejutan listrik ringan yang saat Anda terbangun. Hal ini biasa terjadi
ketika Anda telah melewati hari yang menegangkan atau sangat lelah, memiliki
kebiasaan tidur yang
tidak teratur, atau menderita kecemasan.
Diperkirakan bahwa fenomena fisiologis ini mempengaruhi 7
dari 10 orang di beberapa titik dalam hidup mereka. Hal ini dapat terjadi baik
sesekali atau menjadi berulang-ulang. Jika Anda mengalaminya sering, disarankan
Anda menemui dokter. Tetapi dalam banyak kasus, itu tidak memiliki konsekuensi
berbahaya bagi kesehatan Anda, dan itu bukan penyakit atau kondisi medis. Jadi
ingat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan! Cukup ambil napas dalam-dalam, dan
coba untuk bersantai dan kembali tidur.
Mari
berbagi berita…
Sumber:
liputan6.com
Comments
Post a Comment